ilustrasi dari.(kompasiana) Barangkali hati dan kaki mencapai kata sepakat Enggan untuk bertepi Ataupun melangkah Mencari tempat berteduh Kali ini bertahan dan menetap Meski sang mentari dengan bebas menghitamkan kulitku Puisi Terkait : Kisah Kita Tak ada yang menghalaunya Sampai dahaganya kehabisan Biarkan aku menjerit dalam kebisuan Asalkan aku tak dikatakan lemah Sebagai bukti kalau aku bisa bertahan Dalam luka yang belum menemukan obat penawar Barangkali semangatnya yang menggebu akan pudar Perlahan, hingga menjemput sore Dengan cahaya keemasan yang setia bergantung di langit jingga Meski hanya sesaat Kemudian ditelan bumi Dan menjemput temaram malam ================================ Oleh : Riand Pratama