![]() |
| Istimewa |
Sengaja aku anonimkan namamu
Biar kamu nggak kelihatan kegeeran
Kamu memang serupa mataharai
Menyinari daun-daun pada tiap ranting pohon
Tidak untukku
Aku hanyalah angan dalam hidupmu
Berimajinasi tentangmu hal yang mudah
Semudah aku goreskan diksi-diksi ini
Untuk sebuah nama
Pekalah, sebelum kamu akan menikmati hampa
Kamu akan tau bagaimana rasanya rintih
Manis gula, kelak kau akan menikmati pahit
Sebelum, cahaya senja bergantung di langit jingga ditelan bumi
Burung-burung akan tertawa sinis padamu
Sudahlah, bukalah pintu hati
Sebelum kau gigit lekungan bibirmu
Ah, maaf hanya bermain kata
Untukmu pemilik hati
Bungkus dan rawat hatimu
Kemerau sedang melanda
Hujan belum menetes air
Yang akan kau siramkan pada bunga yang tepat
Mekar, bak negeri sakura
-------------------------------------------Oleh:Rian pertama.
