![]() |
| gambar.hilustrasi.com |
Terik matahari siang itu terang benderang
Hawanya menusuk tubuh
Tetesan peluh membanjiri tubuh
Beda dengan perempuan berjilbab di lampu merah
Bergulat dengan matahari adalah hal yang lumrah
Jilbab adalah paying peneduhnya
Setiap hari bercumbu dengannya
Peluh adalah tanda semangatnya merubah hidup
Bisingan klakson kendaraan tak pernah ia hiraukan
Lampu merah hal yang ditungu-tunguinya
Baca Juga:Pengemis Jalan
Wajahnya yang kusutMenaruh ibah orang-orang
Acapkali diberi uang logam
Senyum yang sama tetap ia sunggingkan dari bibirnya
Tak pernah lupa ia bersyukur kepada tuhan
Setiap hari menghabiskan waktunya di lampu merah
Dari sorot matanya
Menyesal tak ada dalam dirinya
Peluh yang bercucuran di wajahnya
Tanda menjalani hidup yang terus disyukurinya
====================
Oleh: Riand Pratam
